Rabu, 20 Februari 2013

Musikmu adalah kamu

Apa jadinya ya kalo Hidup kita ini tanpa adanya iringan musik? Coba deh bayangkan Film-film Bollywood tanpa musik yang mengiringi ketika adegan sedih ataupun bahagia, persis kayak orang gila yang nari-nari gak ada juntrungannya,.... hehehehe,.... 

Musik buat saya adalah bahasa jiwa bagi yang menikmati ataupun memainkan dan menyanyikannya. Ketika kita sedih akan lebih nyaman jika kita mendengarkan musik-musik mellow. Ketika kita marah akan terasa lega ketika kita mendengarkan dan turut menyanyikan musik-musik rock/hardmetal. Ketika kita sedang jatuh cinta akan terasa semakin berbunga-bunga jika lirik-liriknya pun menceritakan hal serupa. Dan jika sedang bahagia akan terasa semakin ceria jika kita sambil bernyanyi lagu-lagu rancak.

Berbicara tentang musik tentu hampir semua orang punya/suka musik-musik tertentu. Dan itu bisa dilihat dengan lagu-lagu yang paling sering didengarnya. Lalu saya? Saya pun penikmat musik. Sejak kecil saya sudah diperkenalkan dengan musik. Kakek dari Bapak saya adalah seorang pemain musik di Grup Musik Gambus (Grup Musik yang sering kali memainkan musik-musik padang pasir dan musik-musik melayu). Bapak saya pun hobi menyanyi. 

Mulai kecil hingga SD, lagu-lagu yang seringkali saya dengarkan adalah lagu-lagu anak-anak jamannya Melissa, Trio Kwekkwek dan Eza Yayang. Tak luput juga lagu-lagu nya Bang Haji Rhoma Irama yang seringkali dinyanyikan Bapak.



Menginjak SMP saya sudah punya musik sendiri, dan saya tidak mau diganggu oleh siapapun dengan pilihan musik apapun. Fanatisme musik mulai muncul. Yup, Bang Iwan Fals memberikan warna tersendiri dalam hidup saya dengan lirik-liriknya yang sarat makna. Dan musik-musik Bang Iwan Fals tidak hanya berhenti sampai SMP saja, akan tetapi hingga detik saya menulis ini Bang Iwan Fals lah salah satu sosok yang sangat berpengaruh dalam kehidupan saya, wabilkhusus Kehidupan Sosial yang saya lakoni. 
Saya memang bukan musisi, walopun ketika SMA dan Kuliah beberapa kali saya pernah bernyanyi, hehehehe,.... Gak usah kaget gitu, biasa ajalah, hahahahahaha,.... lha wong suara saya itu kan masih lebih baik dari suara-suara yang tidak baik,.....
Beberapa orang seringkali bilang kalo suara saya itu masih agak masuk kalo sudah menyanyikan lagu-lagunya Bang Iwan Fals, tapi kalo nyanyi yang lain masuk kategori menengah ke bawah. Yup memang seringkali begitu karena saya sendiri lebih sering mendengar lagu-lagunya Bang Iwan Fals daripada musik-musik lain.

Musikmu adalah kamu, entah itu mencirikan watak/karakter/kehidupan sehari-hari/pun suara ketika bernyanyi.

So, Apa Musikmu?

*tulisan ini saya buat ketika menikmati peserta X Factor Fathin, Shena dan Mika Angelo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar